Jumat, 24 Juni 2011

Reset Printer Epson T20 Stylus



Cara Reset Epson Stylus T20 secara Software " TERBARU "

1. Langkah pertama tentunya printer harus sudah terinstall drivernya. Untuk Download drivernya klik
download driver epson .

2. Download software resetter Epson T20 dulu. Software bernama Resetter Epson Stylus T20, anda dapat download
di sini Klik

3. Tanggal komputer tidak perlu dirubah seperti resetter sebelumnya.

4. Jalankan program resetter Epson T20 dengan double klik "AdjProg.exe"

5. Kemudian ikuti gambar berikut ini :



"Check : digunakan untuk cek counter yang maksimal 7800 point, anda dapat melihatnya di main pad counter. Kalau lebih atau mendekati 7800 point berarti printer perlu di reset"

"Initialization : digunakan untuk mereset atau mengenolkan kembali counter printer"

6. Setelah selesai matikan printer kemudian nyalakan lagi. Printer akan nyala dengan lampu berwarna hijau penuh. Berarti printer Epson Stylus T20 yang blink tadi sudah siap digunakan kembali.

Cara membuat sambungan kabel AV Input

Cara membuat sambungan kabel AV Input Menggunakan Jack AV Input
Ada beberapa perbedaan antara kabel jack Mono, Stereo, & Multi dalam arti Audio Video
1. jack kabel Mono hanya terdiri dari 1 lingkaran pada ujung kabel
2.jack kabel Stereo terdiri dari 2 lingkaran  pada ujung kabel.
3.jack kabel AV terdiri dari 3 lingkaran pada ujung kabel.
beberapa sambungan mengunakan kabel AV input



Rabu, 15 Juni 2011

Kerusakan Hardware


Kerusakan Hardware Komputer-1


1.1. Tidak bisa hidup
  • Bila lampu indikator pada main unit mati, periksa hubungan kabel power, kondisi kabel power, stavol atau UPS dengan cara mencoba menghubungkan pada monitor.
  • Selanjutnya perhatikan kinerja power supply, kemungkinan kerusakan pada saklar on/off sangat kecil, namun tidak ada salahnya periksa juga tombol tersebut. Jika tidak ada masalah, maka kemungkinan lain yaitu pada Mainboard -nya.
  • Coba anda lepas kabel power kemudian pasang kembali dan coba hidupkan komputer. Perhatikan setiap tanda-tanda power supply bekerja walau sejenak misalnya fan yang bekerja saat kabel power ditancapkan atau saat mencoba menekan tombol on/off pertama kali. Jika terdapat tanda-tanda tersebut, maka power supply masih bekerja.
  • Lanjutkan dengan memeriksa mainboard. Coba periksa kemungkinan pemasangan komponen yang kurang benar, temtama komponen SIMM RAM dan mikroprosesor. Bila perlu bisa mencoba mengganti komponen tersebut untuk memastikan bahwa kerusakan ada pada mainboard atau kedua komponen tersebut.
1.1.2. Hidup tapi tidak ada tampilan .
  • Jika pada saat menghidupkan komputer dan setelah power supply bekerja dengan baik temyata tidak ada tampilan apapun dilayar monitor, perhatikan adakah bunyi tertentu saat komputer dihidupkan seperti bunyi bip dengan panjang dan jarak tertentu. Jika tidak ada. maka kemungkinan kerusakan ada pada rangkaian mainboard, mikroprosesor, memory RAM atau ROM BIOS.
  • Selanjutnya, apakah bunyi tersebut sama seperti kerusakan pada display adapter Atau bip yang terdengar adalah panjang dan terus-menerus, maka kerusakannya ada pada SIMM RAM. Oleh sebab itu bisa mencoba menukarkannya dengan SIMM RAM yang lain.
  • Saat POST-ing ada tampilan tetapi saat akan memasuki jendela System Operasi tampilan hilang. Periksa CPU Speed pada Advance Menu dalam Setup BIOS apakah sesuai atau tidak. Pengaturan CPU Speed yang tidak sesuai/melebihi nilai nominalnya, menyebakan masalah ini timbul. Perbaiki jika ada perubahan.
  • Jika langkah di atas tidak menyelesaikan masalah, maka kemungkinan CPU rusak. Cobalah ganti dengan CPU yang lain untuk memastikan.
  • Kasus di atas dapat juga disebabkan oleh Kerusakan pada Hard Disk terutama kerusakan regulator Hard disk. Jika ini terjadi maka yang menyala hanya hanya LED indikator power, sedangkan pada layar tidak akan ada tampilan sama sekali.
  • Kemungkinan lain ada pada Monitor (akan dibahas pada bagian berikut).
1.1.3. Setup CMOS tidak tersimpan
  • Untuk kondisi dimana setiap kali menghidupkan komputer, harus terlebih dahulu melakukan setup BIOS/CMOS, cobalah ganti baterai CMOS pada mainboard. Lalu lakukan setup konfugurasi pada CMOS.
  • Coba juga mereset BIOS kembali ke keadaan default

Stavol Matsunaga Mati

STAVOL ( STAbilizer VOLtage )

Haaai...!!! Salam jumpa untuk semua elektro maniak, Gimana kabarnya...? Sehat azaa kan...!!. Mohon maaf nih yaaa, baru hari ini bisa posting ke blog ini, maklum lagi sibuk aliaslagi uusahha baaang...!.
Pada postingan saya yang pertama ini, saya ingin mengulas masalah STAVOL, karena alat ini sering kita gunakan setiap hari, yang berfungsi sebagai penyetabil tegangan listrik untuk peralatan seperti komputer, kulkas, TV dan peralatan listrik lainnya. Sesuai dengan namanya STAVOL = STAbilizer VOLtage atau penyetabil tegangan.
Kadang kita sering bertanya, Kenapa sih kita harus pakai stavol segala...? Ribeeet...!!
jawabnya:.. Karena stavol berfungsi untuk menjaga peralatan kita agar tidak rusak dari akibat kekurangan konsumsi tenaga listrik. Contoh:..Kulkas di rumah kita sebaiknya tegangan listrik nya jangan sampai kurang dari 220V untuk menggerakkan kompressor, jika kurang dari 220V maka kulkas akan mengeluarkan suara...blleeg...bbleegg..blleegg, ini di sebabkan karena kompressor kekurangan tenaga listrik, atau contoh lain:.....CPU komputer sebaiknya jangan dihidupkan pada tegangan listrik kurang dari 220V, Karena Regulator power supply nya akan dipacu untuk menyalakan CPU, Hingga Transistor atau Triac di rangkaian regulator terlalu terbebani ( overload ), yang bisa menyebabkan kerusakan pada regulator power supply CPU kita,...Jadi ga bisaa chatting deehhh,..yaaa....kaaann..?. itulah sebabnya kita sering di sarankan/dianjurkan untuk menggunakan Stavol. Juga disebabkan beban puncak PLN di daerah kita Kab. Hulu Sungai Tengah, menurut penelitian saya, khususnya Kelurahan Barabai Darat, Desa Benawa Tengah, Batali Raya, Rasak, Desa Gambah, Pagat batu Benawa, Hantakan dan sekitarnya mengalami beban puncak sekitar pukul 17.30 WIT s/d 21.30 WIT, di beberapa titik, tegangan listrik hanya berkisar antara 170V - 200V. maka dari itulah sebaiknya kita menggunakan stavol agar peralatan kita aman dari resiko kerusakan. Ingaa...ingaaa... ini bukan promosi stavol...lhoo..! karena saya ga jualan stavol..mas..!
Stabilisai yang di maksud adalah, ketika tegangan listrik menurun, stavol secara otomatis akan menaikkan tegangan listrik ke nilai normal di 220V AC, dan begitu juga sebaliknya, ketika tegangan meninggi, secara otomatis stavol akan menurunkan tegangan ke voltase normal, sehingga kita sering mendengar bunyi ... treeet... treet dari stavol yang menggunakan motor stabilizer, yang menandakan stavol sedang bekerja. Stavol juga sering di gunakan pada genset, agar voltage yang di hasilkan dari genset stabil.


Kerusakan yang sering terjadi pada stavol, sering di jumpai putusnya FUSE atau SEKERING, sehingga stavol tidak berfungsi atau mati. Kerusakan seperti ini sering terjadi akibat kelebihan beban ( overload ) melebihi kapasitas stavol yang telah di tentukan, karena kapasitas stavol yang kita gunakan berkisar antara 500VA - 1000VA, atau juga dari akibat hubung pendek ( koorslet ) pada peralatan kita sendiri yang terhubung ke stavol, namun yang agak rumit kerusakan sering di akibatkan dari ausnya carboonbrush ( batu arang ), sehingga tegangan yang di hasil kan terputus-putus dan mengeluarkan percikan api pada kumparan stavol nya, sehingga kita sering menganggap stavol kita sudah rusak dan harus ganti baru lagi, sementara harga stavol kapasitas 500VA di pasaran berkisar RP 175.000, memang harganya masih terjangkau, tapi gimana kalau lagi bookee atau kanker alias kantong kering... hee.hhee..heee.. ! atau lagi malas pergi ke toko penjualnya karena lagi assyyiik chattiing amaaa...!! addaaa .... azzzeee...!!!

Berikut tips memperbaiki stavol seperti kerusakan tersebut di atas, tapi nntaaar duluuu...yaaa...!! sebelum kita bekerja, kita persiapkan dulu peralatannya. punya obeng gaa...?,klu ga punya pinjam dulu deeh..., trus gunting,sedikit kabel, kayaknya kita ga perlu solderan deh, cuman pisau cutter klu ga ada silet juga bisa, kuas cat yang baru,.. uudaah ...lengkaap.... beluuuum...? kalau udah lengkap berikut langkah - langkah nya:
Jika stavol ga bisa nyala, coba periksa dulu FUSE atau Sekering nya yang ada di depan, di bawah volt meter. jika masih punya cadangan sekering sebaiknya ganti sekering dengan yang baru, jika ga punya cadangan, kupas kabel yang telah kita siapkan tadi, ambil satu kawat dalam nya, nyalakan lilin untuk memanaskan kedua plat penutup sekering sampai terlepas, masukkan kawat tadi, lipat ujung kawat ke atas tabung kaca nya dan pasang kedua plat penutup tabung nya sambil di panaskan di atas lilin dan dorong ke arah tabung kaca.

kerusakan yang agak rumit adalah ketika stavol tidak normal atau lengan pengatur tegangan bergerak terus menerus dan mengeluarkan percikan api di kumparan trafo nya. cara mengatasi hal ini adalah sebagai berikut:
bersihkan kumparan trafo, dimana carboonbrush atau batu arang melewati jalur tersebut dengan kuas, kemudian bersihkan kawat tembaga dengan pisau cutter atau silet, hingga kawat tembaga nya terlihat bersih mengkilat pada jalur yang akan di lewati carboonbrush ( batu arang ).
longgarkan baut pengunci lengan pengatur tegangannya. dorong lengan pengatur tegangan ke arah dalam kumparan trafo, tahan sambil mengencangkan kembali baut penguncinya. jika carboonbrush sudah aus atau leset dan tidak menyentuh lagi ke kumparan trafo, sedangkan lengan pengatur tegangan sudah habis di dorong ke arah kumparan, sebaiknya ganti carbonbrush dengan yang baru.